Masa siyh ada rokok anti nikotin????

15 04 2008

Berbahagialah anda perokok berat. Kini telah ditemukan kertas rokok disebut kertas tipping (CTP) yang mampu menurunkan kadar tar dan kadar nikotin dalam kandungan satu batang rokok kretek. Kertas tersebut diproduksi untuk mengantisipasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 81/1999 tentang pengamanan rokok bagi kesehatan. Sejumlah PR (perusahaan rokok) di tanah air dan mancanegara sudah menggunakan produk kertas keluaran PT Pusaka Raya (Pura) Grup Kudus ini. Namun sejumlah PR setempat justru belum memanfaatkan keunggulan teknologi kertas CTP.

Menurut Direktur PT Pura Grup Ir Y Mulyono, Selasa (21/11) pada prinsipnya kertas CTP bisa digunakan untuk produk jenis SKT (sigaret kretek tangan) dan SKM (sigaret kretek mesin). Untuk mengurangi kadar tar dan nikotin pada setiap bungkus rokok pada selembar kertas CTP dilengkapi kertas berperforasi (berlubang). Lubang berukuran mikro inilah yang menyedot udara luar sehingga kadar tar dan nikotin turun, sehingga asap tembakau terencerkan partikel-partikel rokok mudah tersaring.

Sementara untuk rokok jenis SKT, lubang mikro diberikan pada kertas rokok yang melingkar di depan identitas rokok. Udara masuk lewat lubang akan tertahan pada sisa tembakau yang tidak terbakar (puntung).

Pada PP 81/1999 ditentukan setiap batang rokok harus memenuhi kadar tar maksimum 20 mg dan nikotin 1,5 mg. Ketentuan tar dan nikotin ini untuk menghadapi era globalisasi. Tanpa pembatasan kadar tar dan nikotin maka produk rokok kretek dalam negeri tidak mampu bersaing pada era pasar global, serta akan ditolak masuk pangsa pasar manca negara.

Guna menguji konsep penemuan kertas CTP, kata Mulyono pihaknya sudah melakukan uji coba laborat. Komposisi percobaan seperti konsep pembuatan rokok pada umumnya. Untuk jenis SKM ternyata mampu menurunkan kadar tar dari 28,5 mg menjadi 18,6 mg per batang. Untuk kadar nikotin turun dari 31,6 mg menjadi 19,5 mg serta kadar nikotin turun dari 1,73 mg menjadi 1,39 mg per batang.

Dikatakan perubahan modifikasi mesin rokok akibat penggunaan kertas CTP tidak makan biaya mahal. Dari perhitungan PT Pura penggunaan kertas CTP hanya menaikkan biaya produksi 1 persen saja. Namun untuk jangka panjang penggunaan kertas CTP jelas lebih murah sebab sudah sesuai ketentuan PP 81/1999.

Teknologi penurunan kadar tar dan nikotin ini sudah digunakan pabrikan PT Rothmans of Pall Mall, Sterling Tobaco Philipina, Golden Cigarette Pakistan dan HM Sampoerna. Namun sejauh ini PR Kudus justru belum menggunakan teknologi tinggi hasil karya perusahaan setempat.





Produsen kertas rokok terbesar..

15 04 2008

PT Surya Zig Zag dikenal sebagai salah satu produsen kertas tembakau berkualitas yang mensuplai kebutuhan industri tembakau di dunia.

Selain menggunakan mesin produksi kertas berteknologi tinggi yang mampu menghasilkan lebar kertas yang fleksibel dan berat baku dari 18 sampai dengan 40 gr/m2, perusahaan kami juga didukung oleh mesin pemotong yang canggih. Karena itu, PT Surya Zig Zag mampu memenuhi kebutuhan pelanggan akan produk kertas dengan lebar sesuai permintaan, mulai dari bobbin atau sheet sampai dengan rol jumbo. Perusahaan kami juga memproduksi berbagai produk kertas tembakau dan kertas khusus lain yang tersedia dalam beragam spesifikasi.

Bagian Riset dan Pengembangan melakukan penelitian secara terus-menerus guna mengembangkan produk yang ada dan menciptakan inovasi produk kertas, baik untuk konsumsi produsen rokok maupun industri lain.

ISO 9001-2000 merupakan bukti bahwa kami telah mengaplikasikan sistem manajemen yang dapat diandalkan dan memberikan jaminan bahwa semua produk yang dihasilkan telah melalui sistem uji yang ketat dan teliti





Cigarette, kretek, dan kkertas rokok

15 04 2008

kretek adalah rokok dengan campuran tembakau dan cengkeh. Tetapi lepas dari bahan baku utamanya, ada beberapa bahan lain yang menjadikan sigaret kretek itu, dan sigaret secara umum. 
Kertas rokok, yang merupakan bahan pembungkus campuran tembakau dan cengkeh yang membentuk batang rokok. Kertas ini terbuat dari selulose dan bisa menggunakan zat tambahan untuk menjaga warna putih, membentuk abu yang baik dan menjaga pembakaran yang baik. Pelekat sideseam, yang merupakan pelekat kertas rokok yang digunakan dalam jumlah yang sangat kecil.
Filter, yang dihubungkan ke batang rokok untuk menangkap sebagian partikel yang ada di asap rokok sehingga mengurangi kadar tar dan nikotin di asap rokok yang dihisap, seperti yang diukur oleh standar tes mesin rokok. Filter itu sendiri terbagi dari empat bagian, tow (rangkaian selulose asetat sebagai badan filter), plasticizer (zat pelunak untuk mengikat filter), plug wrap (kertas pembungkus fiber filter) dan pelekat (sebagai pelekat plug wrap). Kertas tipping, yang merupakan kertas pembungkus filter yang menjangkau sampai ke batang rokok. Kertas tiping merupakan pengikat antara batang rokok dan batang filter, terbuat dari fiber selulose dan mungkin dilapisi oleh zat kimia. Pelekat juga digunakan untuk melekatkan kertas tipping ke batang filter dan batang rokok. Tinta monogram, yang digunakan untuk mencantumkan merek rokok. Di BOKORMAS, ada beberapa produk yang mereknya dicantumkan di kertas tipping dan ada juga beberapa yang di kertas rokokSigaret






ROKOK’s HISTORY

15 04 2008

Rokok dikenal pertama kali waktu di abad ke-18.
Pengemis di Seville mulai untuk memungut dari tanah sisa-sisa cerutu yang ditinggalkan oleh señoritos (pemuda-pemuda yang kaya), yang kemudian membungkus sisa tembakau dengan kertas dan mereka nyalakan.
Rokok pertama kali dihisap dapat dibuktikan dan dapat dilihat di tiga lukisan abad yang 18th oleh Francisco de Goya:
- La cometa (Layang-Layang)
- La merienda en el Manzanares (Tamasya oleh Manzanares sungai)
- El juego de la pelota a pala ( Peluru/Bola dan game pedal).
Penggunaan dari tembakau dalam bentuk rokok menjadi terus meningkat dan populer selama dan setelah Peperangan Crimean. Ini telah dibantu oleh pengembangan dari tembakau yang berkualitas untuk rokok. Selama Perang Dunia I dan II, rokok telah dijatah kepada tentara. Sepanjang pertengahan abad 20, kampanye kesehatan tentang efek yang kurang baik dari rokok dimulai dan secara luas dikenalkan dan teks peringatan kesehatan yang memperingatkan menjadi hal yang biasa pada paket rokok.
Amerika Serikat belum menerapkan label secara grafis peringatan pada rokok, yang mana hal tersebut merupakan suatu metoda efektif untuk mengkomunikasikan pada masyarakat akan bahaya dari rokok.
Canada dan Australia, bagaimanapun, mempunyai kedua-duanya naskah peringatan dan gambaran visuil grafis, di antaranya, dampak dari penggunaan tembakau dapat merusakkan tubuh.





BAHAYA BANGET TUH ROKOK

15 04 2008

Ini anjuran untuk tidak merokok
sumber : Pusat Jantung Nasional – Harapan Kita

Ini adalah jawaban untuk masalah yang sering ditanyakan tentang kebiasaan merokok dan batang rokok. Anda mungkin mau membacanya dan sampaikan pesan ini kepada rekan atau anggota keluarga yang merokok.

Sudahkah terbukti kebiasaan merokok menyebabkan penyakit?
Jawab: Ya, Semua organisasi kesehatan diseluruh dunia setuju bahwa merokok akan menyebabkan:
Kanker paru-paru, mulut, tekak, kerongkongan, esofagus perut, pankreas, ginjal, saluran kencing, pangkal rahim.
Serangan jantung, masuk angin, tekanan darah tinggi dan penyakit pembuluh darah.
Penyakit paru-paru yang meradang (radang tenggorokan & empisema).
Perokok lebih berkemungkinan mengidap batuk dan flu, penyakit paru-paru, bisul peptic, osteoporosis, impoten dan ketidaksuburan (mandul).

Apakah rokok memerlukan waktu yang lama sebelum kebiasaan merokok membawa akibat ke badan saya?
Jawab: Tidak, Dalam beberapa menit, jika anda menghisap sebatang rokok maka:
Nikotin dalam asap rokok akan mempercepat detak jantung anda, meningkatkan tekanan darah dan mengganggu aliran darah dan udara dalam paru-paru anda.
Nikotin juga akan melumpuhkan bulu-bulu halus dalam aliran paru-paru anda yang seharusnya menyekat kotoran dan kuman. Mula-mula anda akan batuk dan serak serta hidung yg beringus.
Karbon monoksida dalam asap akan mengurangi jumlah oksigen yang dibawa dalam darah ke bagian badan yang lain termasuk jantung dan otak.
Tar dan bahan-bahan yang menyebabkan kanker ditinggalkan dalam aliran udara dan paru-paru.

Apa yang sangat membahayakan dari rokok?
Jawab: Setiap batang rokok mengandung lebih dari 4000 jenis bahan kimia. 400 diantaranya beracun dan kira-kira 40 diantaranya bisa menyebabkan kanker. Ini adalah sebagian dari contoh-contohnya:

Nikotin. Menyebabkan ketagihan, toleransi (memerlukan jumlah yang semakin bertambah) dan gejala-gejala ketagihan apabila berhenti merokok. Ia merangsang otak supaya si perokok merasa cerdas pada awalnya. Kemudian ia melemahkan kecerdasan otak.
Nikotin menyebabkan penghasilan adrenalin. Hormon yang menyebabkan jantung berdenyut lebih cepat dan bekerja lebih kuat. Ini berarti jantung anda memerlukan lebih banyak oksigen untuk terus berdenyut. Nikotin juga menyebabkan darah anda lebih cepat membeku, berisiko tinggi terhadap serangan jantung kepada perokok.

Karbon. Gas yang berbahaya yang terdapat dalam pembuangan asap kendaraan. Ia menggantikan sebanyak 15% daripada oksigen yang seharusnya dibawa oleh sel-sel darah merah. Jadi jantung perokok yang memerlukan banyak oksigen ternyata mendapat lebih sedikit oksigen. Ini membahayakan untuk mereka yang mengidap penyakit jantung atau paru-paru. Ia juga menyebabkan perokok sesak nafas dan kurang daya staminanya. Karbon monoksida merusak lapisan dalam pembuluh darah dan meninggikan endapan lemak pada dinding pembuluh-pembuluh darah, menyebabkan pembuluh darah tersumbat. Ini meningkatkan lagi risiko serangan jantung.

Tar. Digunakan untuk mengaspal jalan raya. Kebanyakan bahan-bahan yang menyebabkan kanker terdapat dalam asap rokok. Sebagian dari mereka adalah benzo(a) pyrene, nitrosamine dan B-naphtylamine, kadmium dan nikel.

Aseton. Peluntur cat.

DDT. Racun serangga untuk membunuh nyamuk dan semut.
Arsenik. Racun kutu dan racun yang digunakan untuk pembunuh-pembunuh terkenal!
Kadmium. Bahan kimia yang terdapat dalam accu.
Formaldehid. Digunakan untuk mengawetkan mayat.
Ammonia. Bahan aktif dalam pembersih lantai.
Hidrogen sianida. Racun yang digunakan untuk gas.
Naftalena. Bahan yang beracun yang terdapat dalam obat serangga.
Polonium – 210. 210-bahan radio aktif.
Vinil klorida. Bahan kimia yang digunakan untuk membuat plastik.

Pengaruh jangka panjang
Kanker paru-paru. 90% dari kematian yang terjadi dikalangan perokok disebabkan oleh kanker paru-paru.
Penyakit jantung. Penelitian telah menunjukan bahwa kira-kira 40% kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung sebelum umur 65 tahun berkaitan dengan kebiasaan merokok.
Emfisema dan bronkitis yang kronis. Merokok adalah penyebab utama bronkitis yang kronis. Rokok mempersempit saluran pernafasan dan merusak polusi udara dimana pertukaran gas berlangsung, menyebabkan anda susah untuk bernafas. Seorang yang bukan perokok yang sehat menggunakan 5% dari tenaganya untuk bernafas tetapi seseorang yang mengidap emfisema yang akut menggunakan 80% dari tenaganya hanya untuk bernafas.

Apakah rokok menyebabkan ketagihan?
Jawab: Ya. Rokok mengandung nikotin yang menyebabkan ketagihan yang sama seperti pada heroin atau kokain. Nikotin hanya memerlukan 10 detik untuk sampai ke otak dan membuat badan fikiran anda tergantung kepadanya.
Anda bisa ketagihan setelah menghisap beberapa batang rokok saja. Anda akan merasakan jika anda ingin merokok maka nikotin itu telah bersarang ditubuh anda. Jika anda tidak merokok, gejala penarikan yang tidak menyenangkan akan timbul (seperti rasa mabuk, penat, rasa bergetar pada tangan, pening kepala) oleh sebab itu yang tidak disadari adalah bahwa ia memerlukan usaha yang lebih kuat untuk berhenti merokok.

Adakah rokok yang mengandung kadar tar yang sedikit lebih aman?
Jawab: Tidak. Mereka mengandung jumlah banyak bahan-bahan kimia yang beracun yang sama seperti rokok biasa. Dan oleh karenanya perokok-perokok biasa (rokok yang mengandung nikotin) akan menarik nafas lebih dalam atau mereka bahkan akan menghisap lebih banyak rokok-rokok ini.
Akhirnya, jumlah tar dan nikotin yang dimasukkan ke dalam tubuh mereka sama saja seperti menghisap rokok yang biasa.

Apakah saya masih berisiko tinggi jika saya menghembuskan asap saja tanpa menghisapnya?
Jawab: Ya.
Kebanyakan dari bahan-bahan kimia dalam asap rokok (termasuk nikotin) bisa diserap melalui mulut dan hidung. Nikotin juga bisa diserap melalui kulit.
Asap yang dihembuskan akan berada lama diudara sekeliling dan apabila anda menarik nafas kembali, maka ia akan masuk lagi ke dalam paru-paru anda.
Kebanyakan perokok tidak menyadari bahwa mereka menghisap asap rokok apabila mereka menghembuskannya.

Apa yang akan terjadi jika seorang wanita hamil merokok?
Jawab: Kebanyakan racun dalam asap rokok diserap ke dalam aliran darah. Apabila seorang wanita yang hamil merokok, bahan-bahan ini beralih dari ibu ke darah bayinya.
Bayi wanita perokok mungkin dilahirkan kurang berat, tidak cukup bulan atau tidak dapat hidup. Bayi-bayi ibu yang merokok lebih berkemungkinan meninggal dunia pada tahun pertama. Jika mereka terus hidup, mereka mempunyai risiko yang lebih buruk untuk terjangkit paru-paru dan juga perkembangan fisik dan mentalnya kurang baik.
Penelitian menunjukkan bahwa bagi wanita yang tidak merokok, asap yang dihisap dari rokok suami bisa mempengaruhi kesehatan bayi yang sedang dikandungnya. Kedua orang tua harus meninggalkan kebiasaan merokok diawal kehamilan jika mereka mau mengurangi risiko kesehatan bayi mereka daripada terlambat.

Apa itu merokok pasif dan mengapa berbahaya?
Jawab: Seorang perokok pasif adalah seseorang yang menghisap asap rokok orang lain. Telah terbukti bahwa perokok pasif mengalami risiko kesehatan yang sama seperti seorang perokok.
Perokok pasif mungkin mengalami mata pedih, hidung beringus, tekak yang serak dan pening kepala. Jika mereka terus menghisap asap rokok orang lain, mereka mempunyai risiko yang tinggi terserang kanker paru-paru, serangan jantung dan jangkitan paru-paru. Merokok secara pasif juga menyebabkan paru-paru berfungsi kurang baik.
Merokok secara pasif bisa menyebabkan serangan kronis bagi mereka yang mengidap penyakit:
Bronkitis
Radang tenggorokan
Flu dan alergi
Asap yang disedot oleh perokok pasif mungkin mengandung:
3 kali lebih banyak tar
3 kali lebih banyak nikotin
5 kali lebih banyak karbon monoksida
50 kali lebih banyak bahan-bahan kimia yang menyebabkan kronis dibandingkan dengan asap yang dihisap oleh perokok melalui ujung rokok filter yang disaring.
Tetapi ini tidak berarti yang mempunyai kebiasaan menghisap rokok itu tidak membahayakan bagi perokok. Si perokok menghisap lebih banyak asap dari setiap batang rokok dari orang-orang disekelilingnya.

Apakah merokok secara pasif membahayakan kepada anak-anak?
Jawab: Ya, terutama jika orang tuannya merokok di rumah.
Proses membesar dan perkembangan paru-paru terhambat.
Mereka lebih berkemungkinan terserang batuk, flu dan terjangkit radang paru-paru
Mereka mungkin mendapat masalah pada telinga, hidup dan tekak (seperti radang pita suara)
Mereka lebih berkemungkinan menjadi perokok dengan mengikuti jejak orang tuanya.

Apakah manfaatnya jika saya berhenti merokok walaupun saya sudah merokok bertahun-tahun?
Jawab: Ya, ada. Jika anda meninggalkan kebiasaan merokok hari ini badan anda akan bebas dari nikotin dalam masa 8 jam. Kira-kira dalam satu minggu kemungkinan besar samping dari kebiasaan merokok akan hilang.
Lama kelamaan, badan akan memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh tembakau. Dan jika anda terus menjauhkan diri dari rokok, risiko mengidap penyakit yang berkaitan dengan kebiasaan merokok berkurang. Masih belum terlambat untuk berhenti!!!

Adakah cara yang terbaik untuk berhenti merokok?
Jawab: Tidak ada suatu cara yang terbaik untuk semua orang, karena pengaruhnya berlainan. Tetapi hanya ada satu masalah yang sama diantara bekas perokok yang sukses adalah mereka semua memang mau berhenti merokok!
Berhenti secara mendadak. Seorang perokok berhenti merokok sepenuhnya pada saat tertentu. Cara ini adalah yang paling banyak dijalani. Kebanyakan bekas perokok berhenti melalui cara ini. Coba cara ini dulu sebelum mencoba cara yang lain.
Cara menunda secara perlahan. Cara ini mengajak anda menunda masa anda menghisap batang rokok yang pertama sehingga anda dapat bertahan satu hari tanpa rokok. Atau anda bisa menunda menyalakan batang rokok beberapa menit sehingga anda bisa bertahan tanpa rokok sepenuhnya setiap kali anda ingin merokok.
Cara mengurangi. Cara ini adalah dengan mengurangi bilangan rokok yang dihisap setiap hari sehingga anda tidak merokok lagi sama sekali.Anda juga bisa mengurangi separuh dari satu batang rokok setiap kali anda merokok.
Terapi penggantian nikotin. Tempelan nikotin bisa menolong mengurangi gejala ketagihan yang anda alami apabila anda berhenti secara mendadak. Nikotin dalam tempelan menembus kulit ke dalam tubuh anda untuk mengurangi keinginan merokok. Ini menolong anda menghadapi kebiasaan merokok dan ketergantungan psikologi. Tanyakan kepada dokter anda untuk keterangan lebih lanjut.

Adakah reaksi-reaksi yang normal setelah saya berhenti merokok?
Jawab: Ada. Gejalanya antara lain:
Susah untuk memusatkan perhatian atau rasa mabuk karena otak anda perlu menyesuaikan diri kepada oksigen yang lebih.
Batuk dan hidung beringus karena paru-paru anda mencoba menghilangkan semua kotoran dan kuman yang terkumpul semasa anda merokok.
Keinginan yang kuat untuk merokok selama satu atau dua minggu selama tubuh anda mencoba menghilangkan nikotin.
Rasa bergetar di tangan dan kaki apabila darah mulai mengalir seperti biasa.
Tidak semua orang mengalami gejala-gejala ini tetapi jangan putus asa jika anda mengalaminya. Hal ini akan hilang dalam satu atau dua minggu dan itu adalah tanda-tanda bahwa keadaan anda mulai membaik.

Bagaimanakah cara untuk mengatasi keinginan untuk merokok?
Jawab: Ada beberapa cara untuk mengatasi keinginan untuk merokok, antara lain:
Minta anggota keluarga dan rekan-rekan anda supaya mendukung dan mengingatkan anda.
Jauhi orang-orang, tempat dan keadaan yang dapat membuat anda tertarik untuk merokok sekurang-kurangnya pada minggu-minggu pertama setelah berhenti.
Hindari keinginan untuk merokok dengan membuang semua rokok-rokok, pemetik api dan tempat abu rokok.
bergayalah seperti orang yang tidak merokok. Gantungkan tanda “dilarang merokok” untuk mengingatkan diri anda sendiri.
Ubahlah pekerjaan yang biasa dilakukan setiap hari untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Misalnya, kebiasaan merokok setelah makan, bangun dari meja makan dan gosok gigi atau pergi jalan-jalan.
Lakukan sesuatu yang memerlukan anda menggunakan tangan, seperti membersihkan rumah, membuat kerajinan tangan atau berkebun.
Cari sesuatu yang menarik untuk dilakukan pada saat-saat anda merasa ingin merokok. Biarkan diri anda senantiasa sibuk dan aktif dengan melakukan hobi baru.
Kunyalah makanan kecil atau makanan ringan yang menyehatkan (seperti sayur-sayuran dan buah-buahan) dan lebih banyak minum.
Berolahragalah selalu. Bersenam yang dapat melegakan pernafasan dan anda merasa lebih bertenaga.
Pelajari cara-cara menenagkan diri seperti bernafas dengan panjang dan lemaskan otot untuk melegakan pernafasan.
Jika anda merasa kaku karena tidak memegang rokok di tangan anda, gunakan benda-benda lain seperti pensil, klip kertas, uang koin atau pengorek gigi.
Dokter anda bisa memberikan tempelan nikotin untuk membantu anda mengurangi keinginan merokok. Ini bisa anda dapatkan di klinik-klinik berhenti merokok di poliklinik-poliklinik tertentu.
Mintalah Dokter Gigi anda membersihkan gigi anda dari kotoran yang disebabkan oleh tembakau supaya anda kelihatan lebih menarik. Anda tidak ingin mengotori gigi anda lagi.
Hadiahkan diri anda setiap minggu atau setiap bulan dengan bebas rokok. Gunakan uang yang biasa dipakai untuk membeli rokok untuk membeli sesuatu yang benar-benar anda inginkan.





Sejarah rokok dari kudus,Indonesia.

15 04 2008

Riwayat kretek bermula di Kudus. Menjadi dagangan paling memikat di tangan pengusaha buta huruf. Sayang asal usulnya masih gelap.

Kisah kretek bermula dari kota Kudus. Tak jelas memang asal usul yang akurat tentang rokok kretek. menurut kisah yang hidup dikalangan para pekerja pabrik rokok, riwayat kretek bermula dari penemuan Haji Djamari pada kurun waktu sekitar 1870-1880-an. Awalnya, penduduk asli kudus ini merasa sakit pada bagian dada. Ia lalu mengoleskan minyak cengkeh. Sakitnya reda. Djamari lantas bereksperimen merajang cengkeh dan mencampurnya dengan tembakau untuk dilinting menjadi rokok.

Kala itu melinting rokok sudah menjadi kebiasaan kaum pria. Djamari melakukan modifikasi dengan mencampur cengkeh. Setelah rutin menghisap rokok ciptaannya. Djamari merasa sakitnya hilang. Ia mewartakan penemuan ini kepada kerabat dekatnya. Berita ini menyebar cepat. Permintaan “rokok obat” ini pun mengalir.

Djamari melayani banyak permintaan rokok cengkeh. Lantaran ketika dihisap, cengkeh yang terbakar mengeluarkan bunyi “kemeretek”, maka rokok temuan Djamari ini dikenal dengan “rokok kretek”. Awalnya, kretek ini dibungkus “klobot” atau daun jagung kering. Dijual per ikat dimana setiap ikat terdiri dari 10 , tanpa selubung kemasan sama sekali.

Rokok kretek kian dikenal. Namun tak begitu dengan penemunya Djamari diketahui meninggal pada 1890. Siapa dia dan asal-usulnya hingga kini masih remang-remang. Hanya temuannya itu yang terus berkembang. Sepuluh tahun kemudian, penemuan Djamari menjadi dagangan memikat di tangan Nitisemito, perintis industri rokok di Kudus.

Bisnis rokok dimulai oleh Nitisemito pada 1906 dan pada 1908 usahanya resmi terdaftar dengan merek “Tjap Bal Tiga”. Bisa dikatakan langkah Nitisemito itu menjadi tonggak tumbuhnya industri rokok kretek di Indonesia.

Beberapa babad legenda yang beredar di Jawa, rokok sudah dikenal sudah sejak lama. Bahkan sebelun Haji Djamari dan Nitisemito merintisnya. Tercatat dalam Kisah Roro Mendut, yang menggambarkan seorang putri dari Pati yang dijadikan istri oleh Tumenggung Wiroguno, salah seorang panglima perang kepercayaan Sultan Agung menjual rokok “klobot” (rokok kretek dengan bungkus daun jangung kering) yang disukai pembeli terutama kaum laki-laki karena rokok itu direkatkan dengan ludahnya.

Awal usaha Kretek

Nitisemito sendiri seorang buta huruf, dilahirkan dari rahim Ibu Markanah di desa Janggalan dengan nama kecil Rusdi. Ayahnya, Haji Sulaiman adalah kepala desa janggalan. Pada usia 17 tahun ia mengubah namanya menjadi Nitisemito. Pada usia ini, ia merantau ke Malang, Jawa Timur untuk bekerja sebagai buruh jahit pakaian. Usaha ini berkembang sehingga ia mampu menjadi pengusaha konfeksi. Namun beberapa tahun kemudian usaha ini kandas karena terlilit hutang. Nitisemito pulang kampung dan memulai usahanya membuat minyak kelapa, berdagang kerbau namun gagal. Ia kemudian bekerja menjadi kusir dokar sambil berdagang tembakau. Saat itulah dia berkenalan dengan Mbok Nasilah, pedagang rokok klobot di Kudus.

Mbok Nasilah, yang juga dianggap sebagai penemu pertama rokok kretek, menemukan rokok kretek untuk menggantikan kebiasaan nginang pada sekitar tahun 1870.

Di warungnya, yang kini menjadi toko kain Fahrida di Jalan Sunan Kudus, Mbok nasilah menyuguhkan rokok temuannya untuk para kusir yang sering mengunjungi warungnya. Kebiasaan nginang yang sering dilakukan para kusir mengakibatkan kotornya warung Mbok Nasilah, sehingga dengan menyuguhkan rokok, ia berusaha agar warungnya tidak kotor.

Pada awalnya ia mencoba meracik rokok. Salah satunya dengan menambahkan cengkeh ke tembakau. Campuran ini kemudian dibungkus dengan klobot atau daun jagung kering dan diikat dengan benang. Rokok ini disukai oleh para kusir dokar dan pedagang keliling. Salah satu penggemarnya adalah Nitisemito yang saat itu menjadi kusir.

Nitisemito lantas menikahi Nasilah dan mengembangkan usaha rokok kreteknya menjadi mata dagangan utama. Usaha ini maju pesat. Nitisemito memberi label rokoknya “Rokok Tjap Kodok Mangan Ulo” (Rokok Cap Kodok makan Ular). Nama ini tidak membawa hoki malah menjadi bahan tertawaan. Nitisemito lalu mengganti dengan Tjap Bulatan Tiga. Lantaran gambar bulatan dalam kemasan mirip bola, merek ini kerap disebut Bal Tiga. Julukan ini akhirnya menjadi merek resmi dengan tambahan Nitisemito (Tjap Bal Tiga H.M. Nitisemito).

Bal Tiga resmi berdiri pada 1914 di Desa Jati, Kudus. Setelah 10 tahun beroperasi, Nitisemito mampu membangun pabrik besar diatas lahan 6 hektar di Desa jati. Ketika itu, di Kudus telah berdiri 12 perusahaan rokok besar, 16 perusahaan menengah, dan tujuh pabrik rokok kecil (gurem). Diantara pabrik besar itu adalah milik M. Atmowidjojo (merek Goenoeng Kedoe), H.M Muslich (merek Delima), H. Ali Asikin (merek Djangkar), Tjoa Khang Hay (merek Trio), dan M. Sirin (merek Garbis & Manggis).

Sejarah mencatat Nitisemito mampu mengomandani 10.000 pekerja dan memproduksi 10 juta batang rokok per hari 1938. Kemudian untuk mengembangkan usahanya, ia menyewa tenaga pembukuan asal Belanda. Pasaran produknya cukup luas, mencakup kota-kota di Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan bahkan ke Negeri Belanda sendiri. Ia kreatif memasarkan produknya, misalnya dengan menyewa pesawat terbang Fokker seharga 200 gulden saat itu untuk mempromosikan rokoknya ke Bandung dan Jakarta

Ambruknya rokok kretek Bal Tiga dan Munculnya Pesaing

Hampir semua pabrik itu kini telah tutup. Bal tiga ambruk karena perselisihan diantara para ahli warisnya. Munculnya perusahaan rokok lain seperti Nojorono (1940), Djamboe Bol (1937), Djarum (1950), dan Sukun, semakin mempersempit pasar Bal Tiga ditambah dengan pecahnya Perang Dunia II pada tahun 1942 di Pasifik, masuknya tentara Jepang, juga ikut memperburuk usaha Nitisemito. Banyak aset perusahaan yang disita. Pada tahun 1955, sisa kerajaan kretek Nitisemito akhirnya dibagi rata pada ahli warisnya.

Ambruknya pasaran Bal Tiga disebut sebut juga karena berdirinya rokok Minak Djinggo pada tahun 1930. Pemilik rokok ini, Kho Djie Siong, adalah mantan agen Bal Tiga di Pati, Jawa Tengah. Sewaktu masih bekerja pada Nitisemito, Kho Djie Siong banyak menarik informasi rahasia racikan dan strategi dagang Bal Tiga dari M. Karmaen, kawan sekolahnya di HIS Semarang yang juga menantu Nitisemito.

Pada tahun 1932, Minak Djinggo, yang penjualannya melesat cepat memindahkan markasnya ke Kudus. untuk memperluas pasar, Kho Djie Siong meluncurkan produk baru, Nojorono. Setelah Minak Djinggo, muncul beberapa perusahaan rokok lain yang mampu bertahan hingga kini seperti rokok Djamboe Bol milik H.A. Ma’roef, rokok Sukun milik M. Wartono dan Djarum yang didirikan Oei Wie Gwan.

Perusahaan rokok kretek Djarum berdiri pada 25 Agustus 1950 dengan 10 pekerja. Oei Wie Gwan, mantan agen rokok Minak Djinggo di Jakarta ini, mengawali bisnisnya dengan memasok rokok untuk Dinas Perbekalan Angkatan Darat. Pada tahun 1955, Djarum mulai memperluas produksi dan pemasarannya. Produksinya makin besar setelah menggunakan mesin pelinting dan pengolah tembakau pada tahun 1967.

Di era keemasan Minak Djinggo dan di ujung masa suram Bal Tiga, aroma bisnis kretek menjalar hingga ke luar Kudus. Banyak juragan dan agen rokok bermunculan. Di Magelang, Solo dan Yogyakarta, kebanyakan pabrik kretek membuat jenis rokok klembak. Rokok ini berupa oplosan tembakau, cengkeh dan kemenyan.

Perkembangan industri kretek di daerah di pulau Jawa

Kretek juga merambah Jawa Barat. Di daerah ini pasaran rokok kretek dirintis dengan keberadaan rokok kawung, yakni kretek dengan pembungkus daun aren. Pertama muncul di Bandung pada tahun 1905, lalu menular ke Garut dan Tasikmalaya. Rokok jenis ini meredup ketika kretek Kudus menyusup melalui Majalengka pada 1930-an, meski sempat muncul pabrik rokok kawung di Ciledug Wetan.

Sedangkan di Jawa Timur, industri rokok dimulai dari rumah tangga pada tahun 1910 yang dikenal dengan PT. HM Sampoerna. Tonggak perkembangan kretek dimulai ketika pabrik-pabrik besar menggunakan mesin pelinting. Tercatat PT. Bentoel di Malang yang berdiri pada tahun 1931 yang pertama memakai mesin pada tahun 1968, mampu menghasilkan 6000 batang rokok per menit. PT. Gudang Garam, Kediri dan PT HM Sampoerna tidak mau ketinggalan, begitu juga dengan PT Djarum, Djamboe Bol, Nojorono dan Sukun di Kudus.

Kini terdapat empat kota penting yang menggeliatkan industri kretek di Indonesia; Kudus, Kediri, Surabaya dan Malang. Industri rokok di kota ini baik kelas kakap maupun kelas gurem memiliki pangsa pasar masing masing. Semua terutapa pabrik rokok besar telah mencatatkan sejarahnya sendiri. Begitu pula dengan Haji Djamari, sang penemu kretek. Namun riwayat penemu kretek ini masih belum jelas. Dan kisahnya hidupnya hanya dekrtahui di kalangan pekerja pabrik rokok di Kudus.





Stop rokok, coba lu pikirin….

15 04 2008

Stop Merokok

Semua barang yang kita konsumsi memerlukan energi dalam proses pembuatannya. Dari yang termudah seperti memakan strawberry yang kita petik sendiri sampai kertas yang kita pakai sehari-hari. Seperti tanaman lainnya, strawberry memerlukan waktu untuk tumbuh dan dalam perjalanannya memerlukan air, pupuk dan tenaga manusia juga. Kertas mungkin memiliki rantai yang lebih panjang, dari penanaman pohon, penebangan, lalu melalui semua proses yang ada di pabrik yang memerlukan banyak sekali energi, sampai transportasi ke tempat dimana kertas itu kita pakai, dan kita buang.

Paling tidak kalau kertas tadi dipakai untuk keperluan bisnis seperti membuat kontrak, sales order, atau laporan manajemen, kertas tersebut mendapat nilai lebih. Tetapi kalau kita bicara tentang rokok, maka nilainya mungkin lebih banyak negatifnya daripada nilai tambahnya. Bukan hanya dari sisi kesehatan, tetapi pada akhirnya rokok tersebut hanya dihisap untuk dibuang, lalu sampah puntung pun menjadi problem masyarakat karena hanya sekitar 10-15% puntung rokok yang dibuang secara benar. Yang lainnya dibuang sembarangan ke jalan-jalan yang akhirnya memenuhi sungai dan laut kita.

Kalau kita bicara soal asap rokok, memang dibandingkan kita bernafas kadar CO2 diasap rokok tergolong kecil, tetapi kalau bernafas dan merokok pada akhirnya total CO2 yang dikeluarkan lebih besar dari yang seharusnya. Asap rokok juga menjadi polusi bagi perokok pasif yang menghirupnya serta membuat sekitarnya bau juga. Tetapi memang yang membuat merokok itu merusak lingkungan bukan karena perbuatan merokok, tetapi pembuatan rokok itu sendiri yang pada akhirnya rokok tersebut akan dibuang. Kita tahu bahwa dengan membeli rokok maka kita akan membuang pembungkus rokok dan puntungnya.

Pembuatan rokok memerlukan banyak sekali proses serta industri pendukung yang bila kita perhatikan memakai banyak sekali energi.

1. Kertas rokok. Seperti kertas lainnya, kertas rokok juga memerlukan pohon yang diproses menjadi bubur sebelum akhirnya dicetak menjadi kertas rokok dan di printing untuk nama dan logo
2. Tembakau. Tembakau adalah campuran utama rokok yang dalam prosesnya memerlukan air, pupuk, bahan kimia, pestisida, hingga gudang, transportasi, serta manusia yang menjalankan semua ini.
3. Bumbu yang dipakai untuk blending dengan tembakau seperti cengkeh dan bahan lainnya yang perlu diproses.
4. Proses melinting secara manusia
5. Proses manufacturing yang memerlukan mesin dengan kebutuhan energi yang besar
6. Industri pembungkus rokok dan printing
7. Transportasi ke setiap daerah penjual
8. Gudang yang diperlukan dalam transit atau gudang distribusi
9. Dan lainnya yang belum tersebut hingga proses pembuangan sampahnya

Itulah, memang setiap barang tidak bisa tidak melewati banyak proses yang juga dilewati oleh rokok, tetapi bila pada akhirnya rokok tersebut hanya untuk dibakar, dihisap dan dibuang, itu benar-benar membuang hasil bumi, energi dan tenaga sia-sia yang akhirnya juga menyebabkan penyakit.

Apa kita mau terus digerogoti oleh kecanduan yang merugikan Bumi kita, lingkungan, dan pada akhirnya diri kita sendiri? Stop Merokok! Bukan untuk kesehatan saja tetapi juga lingkungan. Dan pada akhirnya kalau kita bisa Stop Merokok, kita juga akan menghemat uang juga





sejarah rokok cengkeh (kretek)

15 04 2008

Segala sesuatu yang berhubungan dengan sigaret atau rokok selalu kembali ke tembakau sebagai bahan baku utamanya. Tetapi berbeda dari belahan dunia lain, ada sebuah jenis rokok yang ‘berbeda’. Berasal dari Indonesia, dengan menggunakan campuran tembakau dan cengkeh, jenis rokok yang berbeda ini disebut ‘kretek’. Nama itu, kretek, secara harafiah berarti bunyi kretek-kretek yang memang terjadi apabila orang merokok rokok kretek ini. Bunyi kretek itu disebabkan oleh tambahan cengkeh. Ide untuk mencampurkan cengkeh ke dalam rokok berawal pada akhir abad ke 18 oleh seseorang bernama H.Jamhari.
Saat itu ia sedang merasa sakit di dadanya dan diolesinya minyak cegkeh sehingga ia merasa lebih baik. Kemudian ia mempunyai ide untuk menambahkan cengkeh ke rokoknya karena khasiat cengkeh yang ia rasakan. Secara ajaib ia merasakan bahwa sakit dadanya kian lebih membaik karena rokok kreasinya. Sejak saat itu banyak orang mendengar mengenai rokok ajaib ini dan permintaan rokok kretekpun tercipta, hingga saat sekarang pasar rokok Indonesia didominasi oleh rokok kretek. Lepas dari cerita kretek, cerita mengenai sejarah rokok itu sendiri sangat menarik. Tidak mungkin dapat dikatakan kapan tembakau mulai dirokok, Tetapi yang pasti tembakau ditanam oleh suku Maya di Amerika Tengah dan dirokok pada upacara keagamaan. Kebiasaan ini mungkin berawal dari situ, terus ke utara ke Mexico dan peninsula Yucatan.
Tembakau, daun dari tanaman Nicotana Tabacum, datang di Eropa dari peninsula Yucatan di Mexico pada tahun 1558. Penjelajah awal Dunia Baru, Seseorang berkebangsaan Perancis yang mempopulerkan tembakau, Jean Nicot (1530-1600), dan dari zat yang bernama nikotin yang ditemukan di semua tembakau. Pada waktu itu tembakau dirokok dengan menggunakan pipa, cara yang diadopsi dari orang asli Amerika. Tidak sebelum perang Peninsula (1806-12) di Eropa, ketika merokok dalam bentuk cerutu mulai digemari.
Pembuatan cerutu dimulai di Inggris pada tahun 1820 dan pada saat yang bersamaan, sigaret muncul sebagai alternatif yang terjangkau dari cerutu. Tetapi tidak sebelum mesin pembuatan rokok diperkenalkan pada abad ke 19 ketika merokok sigaret menjadi populer





Benerkan??? rokok itu bahaya…

15 04 2008

KEBENARAN TENTANG NIKOTIN

Ketagihan Rokok Berbahaya !

Tahukah anda bahwa :
- Ketagihan nikotin dalam rokok sama ketagihannya dengan heroin atau kokain.
- Lebih muda anda mulai mengisap rokok ,maka lebih kuat rasa ketagihan anda untuk merokok.
- Kebanyakan pemakai narkoba dan peminum alkohol bermula dari perokok.

Bagaimana perokok menjadi ketagihan?
Nikotin merupakan racun yang bertindak langsung ke otak,merusak pemikiran dan tubuh. Apabila anda merokok , anda akan tergantung kepada nikotin . Tanpa rokok ,anda mengalami gejala-gejala yang kurang enak misalnya anda mungkin :
- Merasa cepat marah, hampa atau geram.
- Cemas atau gelisah.
- Stres dalam bekerja.

Kelegaan yang anda nikmati dari setiap batang rokok hanyalah sementara dan gejala-gejala tersebut akan kembali semula. Anda kemudian akan menyalakan sebatang lagi rokok dan tidak lama kemudian , anda menjadi ketagihan kepada nikotin.

Secara perlahan nikotin akan mengakibatkan perubahan pada sel-sel otak perokok yang menyebabkan anda merasa perlu merokok lebih banyak untuk mengatasi gejala-gejala ketagihan.

SANGAT MUDAH UNTUK KETAGIHAN

Perokok boleh menjadi ketagihan dengan cepat karena :
- Nikotin meresap ke dalam tubuh dengan mudah.
- Tidak seperti racun lain , rokok mudah didapat sehingga mudah untuk dikonsumsi.

Nikotin dalam asap rokok hanya membutuhkan waktu sekitar 10 detik saja untuk sampai ke otak . Mereka yang menganggap menghisap rokok dengan tidak menyalakannya adalah aman, salah besar. Karena nikotin juga dapat meresap melalui mulut, hidung dan kulit.

KEBIASAAN YANG MENGUNDANG MAUT

Ingat – rokok tidak hanya mengandung nikotin. Setiap hembusan asap juga mengandung 4.000 bahan kimia beracun yang menyebabkan penyakit serius. Itulah sebabnya mengapa ketagihan nikotin mengakibatkan lebih banyak kematian dan penyakit daripada ketagihan racun yang lain.

JANGAN TERPEDAYA

Ada rokok yang dikatakan lebih aman karena mengandung kadar nikotin yang rendah. Hal ini tidak benar ,karena rokok jenis ini sama bahayanya dengan rokok lainnya. Jadi serendah apapun kadar nikotin dalam rokok adalah berbahaya.

BEBASKAN DIRI ANDA

Jauhkan diri dari rokok – jangan sekali-kali mencobanya sebagai suatu kebanggaan. Ia hanya memerlukan bberapa batang rokok untuk menjadi ketagihan.

Jika anda telah menjadi seorang perokok, jangan berputus asa. Ketagihan nikotin bisa diobati tetapi seperti racun lain ,anda perlu waktu dan usaha untuk mencapai keberhasilan. Banyak perokok berputus asa apabila mencoba berhenti merokok karena mereka belum siap untuk menghadapi gejala-gejala ketagihan . Siapkan diri anda secara fisik dan mental dan dapatkan dukungan keluarga serta teman-teman anda.





si “ROKOK” punye cerita,gaya, ame sejarah

14 04 2008

DI London pada sebuah perjamuan diplomatik lebih dari 50 tahun lalu, seorang lelaki bertubuh pendek dan kurus untuk ukuran orang Eropa memantik rokok dan mengepulkan asap dari mulutnya. Dia mengenakan fez hitam, juga songkok di atas rambut putihnya. Aroma asap kretek merebak ke seisi ruangan itu. Seorang diplomat bule menghampirinya, ”Apakah gerangan rokok yang sedang Tuan isap itu?” tanyanya. ”Inilah Yang Mulia,” tutur lelaki itu, ”yang menjadi alasan mengapa Barat menjajah dunia.”

Peristiwa itu diceritakan kembali oleh Pramudya Ananta Toer dalam buku Mark Hanusz Kretek, The Culture and He-ritage of Indonesia’s Clove Cigarette.

Agus Salim, sesepuh yang diceritakan itu, adalah duta besar pertama RI untuk Inggris Raya. Cerita itu pernah ditulis untuk kali pertama dalam buku Peringatan 100 Tahun Agus Salim, terbitan 1984.

Sejarah rokok di Indonesia adalah sejarah Kudus. Dalam catatan Raffles dan Condolle disebutkan, kebiasan merokok di Jawa sudah ada sejak abad ke-17. Bahkan, Raja Mataram Sultan Agung yang memerintah pada 1613-1645 dicatat Onghokham dan Amen Budiman sebagai chain smoker (perokok berat). Akan tetapi, tak satu pun dari catatan sejarah itu yang memperkenalkan rokok secara komersial kecuali seorang haji asal Kudus bernama Djamahari pada akhir abad ke-19.

Kediri dan Malang, dua dari tiga kota industri rokok di Indonesia –termasuk Kudus– selalu berebut menyebut diri, ”Kamilah kota kretek Indonesia.” Namun, baik Kediri maupun Malang tak memiliki Haji Djamahari yang telah menjadi ikon rokok dan menjadi buah bibir masyarakat karena telah menyembuhkan sendiri penyakitnya sesudah mengisap rokok bercengkih.

Mereka pun tak memiliki Haji Ilyas dan Haji Abdul Rasul yang memproduksi rokok secara massal sebagai pendahulu-pendahulu sejarah kesaudagaran rokok di Kudus. Suatu sejarah panjang rokok kretek sampai pada juragan rokok Bal Tiga Nitisemito yang tersohor itu.

Kini, rokok telah tumbuh menjadi industrial idol negara. Pemasukan negara atas industri ini pada 2003 adalah Rp 27 triliun. Dari industri ini, Kudus menyumbang hampir Rp 6 triliun per tahun.

Ibarat gula, industri ini telah menjadi tempat kerubutan ratusan ribu tenaga kerja yang mengisap manis dari pahitnya tembakau dan cengkih. Bila dahulu Barat, seperti disebut the old man Agus Salim, menjajah dunia karena cengkih, maka industri rokok kini menjadi tempat penziarahan panjang angkatan kerja yang menanti kesempatan ngelinting tembakau dan cengkih dan tempat hidup bagi para petani penghasil rempah-rempah itu.

Rokok telah menjadi candu bagi tenaga kerja, petani, saudagar rokok, dan juga negara. Dan, kita (juga saya) seperti kata Fromberg dalam Opium to Java adalah pengisap candu sekaligus terisap oleh industri rokok dan negara. Itulah kenapa rokok selalu berada dalam ironi: dicaci sekaligus didamba.

Karena itu, ketika negara secara tegas memberlakukan ketentuan tar dan nikotin, sesungguhnya negara tidak sedang mencaci rokok karena negara mendambakannya. Negara hanya sedang berkompromi secara malu-malu dengan Barat yang dahulu menjajahnya untuk sebuah kepentingan bernama paru-paru manusia








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.